Friday, November 4, 2016

10 Hal Enak di Awalnya aja

Kehidupan memang penuh warna. Ada warna enak, ada warna hambar, bahkan pahit. Mustahil deh hidup selalu enak terus, ada kalanya orang juga ngerasin hal-hal nggak mengenakkan dalam hidupnya. Ada yang nggak enak di awal, belakangannya enak. Ada juga yang awalnya enak eh belakangannya nggak enak! Seperti berikut ini; hal-hal yang enak di awal, nggak enak di belakang. Apa aja sih?

1. Makan cabai

Makan makanan pedes memang punya kenikmatan tersendiri. Saat di mulut nikmatnya makanan pedes selalu tak bisa ditahan. Kadang kamu bahkan sampai nggak sadar, kalau udah makan pedes berlebihan. Awalnya sih enak, tapi ujungnya perut kamu bakal bereaksi mulai dari mules hingga mencret. Aduh, nggak enak banget

2. MLM

Kegiatan yang iming-imingnya keuntungan besar berlipat ganda ini emang terasa enak. Punya pemasukan besar, santai nggak kerja capek, dan nggak butuh modal banyak. Tapi itu awalnya doang. Lama-lama kamu punya beban tanggung jawab buat rekrut anggota baru. Pada akhirnya sih udah aja kamu tinggalin soalnya kamu males juga harus cari orang baru melulu.

3. Nganggur

Santai, nggak ada tanggungan kerjaan, bisa leyeh-leyeh manja, dan bebas mau bangun jam berapapun. Itulah enaknya pengangguran. Seakan hidup nggak punya beban. Bahkan mandi juga nggak wajib dua kali sehari. Kalau cuma seminggu sih mungkin emang enak, tapi coba kamu rasain selama dua bulan. Yang ada kamu bakal bosan karena nggak punya kegiatan. Belum lagi, malunya itu lho dicap pengangguran.

4. Pacaran



Masa-masa PDKT mana sih yang nggak manis? Masa awal pacaran emang kerasa manis terus, tapi coba jalanin selama dua tahun lebih. Lama-lama akan terasa biasa aja dan hambar. Walaupun nggak menghilangkan rasa cinta lho ya! Tapi kamu pasti yang udah lama pacaran pasti ngerasain juga kan?

5. Ngerokok

Ngerokok itu bisa dibilang, enak di mulut nggak enak di paru-paru dan kantong! Berhenti merokok emang bukan hal yang mudah. Saat kamu udah tahu gimana nikmatnya ngerokok sehabis makan, nikmatnya ngerokok sambil ngopi maka kebiasaan ngerokok susah dilepasin. Padahal ngerokok itu cuma enak di depannya doang, akhirnya kalau ngerokok kebanyakan bakal kena banyak penyakit lho, kayak jantung, paru-paru, impoten. Serem kan!

6. Kuliah

Setelah lulus SMA, kamu pasti udah excited banget menyambut saat-saat kamu menjadi mahasiswa. Kamu awalnya emang ngerasa enak udah jadi mahasiswa yang kalau kuliah nggak perlu pakai seragam dan nggak perlu belajar seharian penuh. Iya sih, itu pas semester awal doang! Memasuki semester empat dan lima kamu mulai kriting karena banyaknya tugas datang tanpa ampun. Semester tujuh kamu bakal ribet sama KKN dan skripsi.

7. Bolos

Siapa sih yang nggak pernah bolos? Bolos emang enak, cuma nggak menyangkal kadang kamu nyesel kan udah bolos? Apalagi pas tahu ternyata ada kuis saat kamu bolos! Belum lagi kalau bolosmu itu jadi bikin kamu nggak lulus satu mata kuliah. Nyesel kan!

8. Selingkuh

Saat kamu lagi bosen sama pacarmu kadang main hati dan main mata jadi pilihan. Wah, tapi hati-hati lho kalau kamu coba-coba main api, akibatnya nggak enak! Kalau ketahuan kamu bisa nyesel karena diputusin pacarmu dan nggak dapat selingkuhanmu! Apalagi kalau kamu itu niatnya cuma main-main, eh ternyata selingkuhanmu ngajak serius. Duh, berabe deh.

9. Minum alkohol

Katanya sih gitu. Jadi awal-awal kamu ngerasa badan kamu enak, pikiran enteng, badan enteng, mulut juga enteng. Tapi lama kelamaan kamu akan merasa badan kamu nggak enak karena kamu pusing, pengen muntah, terus lemes banget.

10. Ngutang

Yang namanya ngutang itu emang nagih, kadang saking nggak sadarnya tiba-tiba utangmu udah numpuk dan kamu pun kebingungan buat ngelunasinnya. Jadi, sebaiknya sih kalau nggak ada keperluan mendesak jangan sampai ngutang.


sumber: brilio.net/life

Kelemahan 7 Tim Papan Atas Liga Inggris Hingga Pekan Ke-10

Tak terasa 10 pekan telah berlalu di Premier League, dan persaingan ketat sudah terlihat di papan atas klasemen, terutamanya empat besar di mana tim-tim yang berada di dalamnya memiliki koleksi poin yang saling berdekatan satu sama lain.

Kejutan lainnya adalah tersingkirnya Manchester United besutan Jose Mourinho dari tujuh besar akibat tak pernah meraih kemenangan sepanjang Oktober 2016. Siapa saja tujuh tim yang saat ini menempati tujuh besar Premier League? Dan apa kelemahan mereka saat ini?

Baca juga: 6 (enam) Trio Maut Sepakbola 2016

Berikut ulasan Ftb90 dari tim yang ada di urutan pertama hingga ketujuh:

7. Manchester City

The Citizens sedianya memiliki koleksi pemain bintang berkualitas, dan juga pelatih sarat pengalaman, Josep Guardiola, yang memiliki filosofi permainan ofensif dan menghibur.  Ditambah rekrutan anyar seperti Ilkay Gundogan, Nolito, Claudio Bravo, dan Leroy Sane, Man City tampak tidak memiliki kekurangan. 


Namun Man City tetap memiliki kelemahan musim ini di Premier League. Kelemahan itu ada di bek sentral alias jantung pertahanan tim. Man City sudah memiliki Vincent Kompany, John Stones, dan Nicolas Otamendi, namun nama yang pertama disebut kerap dilanda cedera dan urung tampil fit dalam satu musim. 

Padahal Kompany merupakan kapten sekaligus bek yang mampu mengordinasi lini belakang. Rasio musim lalu membuktikan, lini belakang Man City mudah ditembus jika Kompany tidak bermain. 

Pun demikian musim ini, di antara Stones dan Otamendi, keduanya sama-sama bermain tanpa komunikasi dan cenderung mengandalkan kualitas individu yang mereka miliki. Kondisi itu pun rawan bagi pertahanan Man City, apalagi tim juga memiliki kelemahan lainnya, yakni kesulitan menghentikan serangan balik lawan. 

Hal ini jadi resiko yang ditanggung oleh filosofi bermain ofensif Guardiola. Andai Man City menguasai penguasaan bola dan mengurung pertahanan lawan, namun pada akhirnya tak mampu mencetak gol, lawan bisa menghukum mereka dari serangan balik, memanfaatkan celah di pertahanan dan garis belakang yang terlalu maju ke depan.  

6. Arsenal

The Gunners sering dicap memiliki kelemahan yang menjadi masalah klasik selama bertahun-tahun, yakni inkonsistensi bermain. Hal itu belum terbukti musim ini, karena biasanya Arsenal mulai menunjukkan inkonsistensi bermain pada periode Desember hingga Januari. 

Namun untuk saat ini, kelemahan Arsenal yang terlihat adalah ketergantungan tim kepada dua bintang mereka, Mesut Ozil dan Alexis Sanchez. Keduanya merupakan bintang tim London Utara yang diincar banyak klub, dan kerap menjadi pembeda hasil akhir Arsenal dengan kualitas individu mereka. 

Tanpa kedua pemain itu bermain secara bersamaan, permainan Arsenal langsung menurun drastis, karena keduanya merupakan motor serangan tim di lini depan. Ozil memiliki visi bermain, sementara Sanchez menghidupkan serangan tim dengan kelincahannya bermain. 

Karakter menonjol kedua pemain itu tak dimiliki pemain Arsenal lainnya, hingga Arsene Wenger belum menemukan solusi jika kedua pemain itu absen, mengakali agar serangan Arsenal tidak tumpul tanpa kehadiran keduanya.  

5. Liverpool

Keuntungan boleh jadi dimiliki Liverpool musim ini, dari absennya mereka dari turnamen antarklub Eropa hingga fokus bermain di Premier League, hingga kedalaman skuat yang berlimpah. 

Namun Reds memiliki dua kelemahan di lini belakang mereka. Satu, gawang Liverpool sudah kebobolan 13 kali dari 10 laga Premier League, dan Klopp sedianya telah memiliki Dejan Lovren, Mamadou Sakho, Joel Matip, Lucas Leiva, dan Ragnar Klavan di posisi tersebut. 

Akan tetapi Klopp belum menemukan duel yang tangguh dan bek pemimpin, seperti halnya Jamie Carragher di masa lalu. Maka wajar jika muncul rumor belakangan ini, yang mengabarkan bahwa Klopp akan mencari bek anyar lagi di bursa transfer. 

Kelemahan lainnya ada di sektor bek kiri. Bayangkan, Liverpool bermain dengan James Milner yang notabene seorang gelandang. Alberto Moreno yang merupakan bek kiri, tak mampu bermain sesuai ekspektasi. 

Alhasil, zona kiri pertahanan Liverpool menjadi salah satu titik yang kerap menjadi target lawan, karena Milner tidak memiliki insting bertahan seperti halnya seorang bek. Hal itu bisa berdampak dengan gagalnya perangkap offside, dan lain sebagainya.

4. Chelsea

Kelemahan Chelsea sedianya sudah diungkapkan Antonio Conte sejak bursa transfer musim panas, yakni tambahan bek tengah. The Blues hanya memiliki dua bek tengah yang berusia di bawah 30 tahun,  yakni Kurt Zouma serta David Luiz. 

Sementara tiga bek tengah lainnya seperti Branislav Ivanovic, Gary Cahill, dan John Terry sudah berada di usia 30 tahun dan lebih. Kekhawatiran Conte adalah, ketika dua-tiga di antara mereka cedera, maka Chelsea tak memiliki banyak opsi di jantung pertahanan. 

Conte juga mengakui bahwa Luiz merupakan pembelian panik oleh Chelsea, dan mereka disinyalir masih akan mencari bek tengah sesuai dengan kriteria yang diinginkan Conte. 

3. Tottenham Hotspur

The Lilywhites tampil memukau hingga pekan 10 Premier League, dengan rekor 100 persen tak pernah kalah. Namun Spurs juga memiliki kelemahan di sektor penyerang, karena terlalu mengandalkan Harry Kane. 

Mauricio Pochettino sedianya telah mendatangkan Vincent Janssen, namun bomber Belanda itu masih dalam proses adaptasi dengan tim barunya tersebut, hingga belum bisa menggantikan posisi Kane sebagai pendulang gol Spurs. 

Gaya main keduanya pun berbeda. Janssen lebih bertipikal striker klasik nomor 9 yang tajam jika mendapat peluang, dan beredar di kotak penalti lawan. Sementara Kane lebih ke striker modern, yang mau menjemput bola, ikut membantu mengalirkan serangan tim, dan suka masuk kotak penalti lawan dari lini kedua. 

Ketergantungan itu terasa saat ini, karena Spurs yang belum kalah, lebih sering bermain imbang dan mengalami kesulitan mencetak gol.

2. Everton

Tim besutan Ronald Koeman langsung melejit menjadi tim kuda hitam Premier League, dan sukses menjaga pemain bintang mereka, Romelo Lukaku. Akan tetapi The Toffees memiliki kelemahan dari segi inkonsistensis permainan dan ketergantungan kepada Lukaku. 

Bomber Belgia telah mencetak tujuh gol dari sembilan penampilannya, dan itu sudah cukup membuktikan betapa tim bergantung kepadanya untuk mencetak gol. Arouna Kone dan Enner Valencia tak bisa menggantikan tempatnya sebagai pendulang gol Everton. 

Jika Lukaku tidak dalam performa terbaiknya dan kesulitan mencetak gol, Everton tak memiliki solusi lain dalam mencetak gol lawan. 

1. Watford

Perlahan tapi pasti, Walter Mazzarri mengangkat permainan Watford yang sempat tersendat-sendat di awal musim 2016/17. Ia pun perlahan menanamkan filosofi bermain dengan tiga bek dalam formasi 3-5-2, namun di satu sisi skema itu jadi kelemahan tim. 

The Hornets masih dalam proses adaptasi bermain dengan tiga bek, yang jarang digunakan klub-klub Inggris. Kerap di satu waktu Troy Deeney dan kawan-kawan menang, namun di lain waktu kalah telak karena organisasi bertahan yang berantakan. 

Selain itu, penyerang andalan mereka yang musim lalu jadi top skor tim, Odion Ighalo baru mencetak satu gol musim ini. Ketumpulannya sedikit menyulitkan Watford untuk mencetak gol.
Tujuh tim teratas Premier League yang telah berlangsung 10 pekan boleh jadi tim-tim terbaik saat ini, namun, mereka juga masih memiliki kelemahan dalam permainannya.


sumber: 90min.com

Cewek Punya 20 Pacar, Sampai Bisa Beli Rumah Kredit :D

Memiliki rumah di era modern saat ini bukan hal yang mudah, selain mahal, lahan untuk memiliki rumah juga sangat terbatas. Bahkan, untuk menyediakan uang muka rumah pun bisa jadi hal yang berat.

Tetapi, wanita ini cukup hebat saat bisa mengumpulkan uang untuk pembayaran uang muka rumah. Pasalnya, ia mendapatkan uang tersebut dengan berpacaran. Bukan hanya satu saja ia memiliki pacar, tetapi 20 sekaligus.

Jika Anda berpikir ia mendapatkan uang tersebut dengan menguras kantong pacar-pacarnya, maka Anda salah. Modusnya bahkan cukup unik dan menggelikan. Penasaran, bagaimana wanita ini bisa mengumpulkan uang untuk membayar uang muka rumah?

Juru tulis kantor di Cina telah menjadi berita utama, setelah ia diduga berkencan dengan 20 orang pada saat yang bersamaan. 

Lebih hebatnya, perempuan muda yang tinggal di Shenzhen, telah berhasil membeli rumah setelah menjual iPhone 7s yang diberikan pacar-pacarnya.

Wanita bernama Xiao Li, menuntut masing-masing pacarnya untuk membelikannya handset baru yang dirilis, sebelum ia menjualnya kembali dengan total 120.000 yuan atau Rp230 juta.

Cerita mengejutkan awalnya terungkap dalam sebuah posting online, yang ditulis oleh seorang pengguna web dengan nama 'Ao Jiao De Qiao Ba.' Pengguna web tersebut diduga menjadi sahabat Xiao Li.

Dalam postingnya, yang diunggah ke forum Tianya, 'Ao Jiao De Qiao Ba' menggambarkan bagaimana teman kerjanya telah berpacaran 20 orang secara bersamaan.

Postingan yang diunggah pada tanggal 14 Oktober lalu ini menulis: "Oh gosh, hari ini semua rekan-rekan saya berbicara tentang seorang rekan perempuan yang memiliki 20 pacar pada saat yang sama. Bagaimana dia bisa melakukan itu?"

Karyawati itu kemudian menjual ke-20 iPhone 7s tersebut pada akhir September dengan total Rp230 juta di situs jual beli Huishoubao. Kemudian dikuatkan oleh staf di Huishoubao bahwa, seorang wanita telah menjual 20 merek iPhone 7s iPhone baru.

Staf mengatakan: "Lebih dari 10 iPhone masih dalam paket plastik. Masing-masing terjual lebih dari 6.000 yuan atau Rp11,5 juta. Dia memperoleh lebih dari 120.000 yuan dari 20 iPhonenya."

Xiao Li dilaporkan menghabiskan semua uangnya untuk membayar uang muka sebuah rumah di kota asalnya. 


sumber: log.viva.co.id

Apa Dampak Kebanyakan Nonton Drama Korea !?

Bagi sebagian kaum hawa tentu drama Korea merupakan teman yang dapat menemani kamu diwaktu luang. Jujur saja sepanjang hidupmu sudah berapa judul drama Korea yang kamu tonton? Apalagi jika pemeran utamanya merupakan idola kamu, sudah pasti drama Korea tersebut tidak akan kamu lewati. 


Selama kamu menonton drama Korea, tahukah kamu jika ternyata ada dampak banyak negatif dari kebanyakan nonton drama Korea? Gak percaya? Simak ulasannya di sini:

9. Kecanduan dan Lupa Waktu

Bukan Cuma Rokok dan Narkoba yang bisa bikin kecanduan drama Korea juga termasuk diantaranya. Para pencinta serial dari negeri Ginseng pasti pernah merasakan hal yang satu ini. “Coba nonton satu episode saja!” Setelah satu episode berakhir, maka kamu pasti berfikir seperti ini, “Satu episode lagi deh,” dan begitu seterusnya sampai kamu lupa waktu.

8. Baper Terbawa Suasana

Kalau drama yang kamu tonton lagi baper dan melow, secara tidak sadar kamu pasti ikut melow. Kalau lagi ada adegan romantis kamu pasti ikutan blushing serasa jadi tokoh utama. Atau alur cerita sedang happy, maka mood kamu pasti ikut bagus. Tapi kalau drama lagi sedih-sedihnya, kamu pasti ikutan nangis dan gak jarang perasaan sedih, senang, galau yang kamu tonton di drama Korea terbawa ke kehidupan nyata.

7. Gak Sabaran

Untuk pencinta drama Korea versi ongoing atau yang belum tamat pasti jadi tidak sabaran. Ketika episode lagi seru-serunya kemudian berakhir. Kamu pasti merasa kesal, tidak jarang saking penasarannya kamu mencari informasi lain dari berbagai sumber. Atau ketika episode baru muncul tapi subtitle belum keluar, kamu pasti ikutan neror si subber “subnya kapan ya?”. Atau, “kok subnya belum ada?”, sampai pertanyaan seperti ini, “download subtittle-nya dimana ya?” Kalau link download-nya error atau lama streaming-nya down padahal hari itu drama Koreanya tayang, kamu pasti uring-uringan gak jelas dan komplain ke siapa saja yang mungkin tidak bersalah.

6. Banyak Berkhayal

Ketika kamu terlalu menghayati cerita dan masuk terlalu dalam kedalam cerita tersebut. Saat film sudah selesai kamu pasti secara tidak sadar akan berkhayal mengenai tokoh utamanya, atau adegan dalam film. Tidak jarang kamu sampai melamun hanya karena memikirkan drama Korea.

Baca juga:
~ manfaat dan perlunya kepo akun media sosial gebetan
~ Sulli Mantan Girlband F(X) Ekspos Dada di Film 'Real' Adegan dengan Kim Soo Hyun

5. Demam Korea

Setelah melihat drama Korea kamu pasti terjangkit virus demam Korea. Beberapa kata dalam bahasa korea yang sering muncul di serial pasti kamu ingat dengan baik dalam memori. Seperti “arraso, mianhaeyo oppa, ya!, ajuma, saranghaeo, bogoshipo.” Tidak jarang kata-kata itu kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin bikin orang di sekitarmu kesal. Selain itu kamu pasti jadi lebih rajin menggunakan produk Korea. Bahkan saat makan kamu ingin punya set alat makan khas Korea. Intinya kamu jadi Korea banget.

4. Kurang Bersosialisasi

Pulang kerja/kuliah/ atau sekolah kamu gunakan untuk menonton drama. Liburan kamu gunakan untuk nonton seharian dan bermalas-malasan. Nonton drama Korea sampai lupa waktu buat kamu jadi malas main dengan teman atau jalan dengan keluarga. Kamu lebih memilih untuk berada di depan laptop atau TV daripada ikut pergi jalan-jalan.

3. Kurang Tidur dan Kurang Gerak

Banyak duduk di depan layar monitor bikin kamu jarang gerak apalagi berolahraga. Ditambah lagi lupa waktu menonton drama Korea di malam hari membuat kamu merasa tidak fit saat bangun tidur. Hal tersebut akan berdampak di siang hari, kamu jadi lebih senang bermalas-malasan daripada bekerja produktif.

2. Susah dapat jodoh

Melihat ketampanan dan kecantikan aktor dan artis Korea ga jarang membuat kamu menetapkan standar tinggi dalam mencari pasangan. Kamu pasti pernah berkhayal untuk mendapatkan pasangan seperti aktor atau aktris dalam drama. Itu bisa menjadi masalah besar ketika dalam kehidupan nyata tidak ada figur yang selevel dengan mereka.

1. Bosen sama Pasangan

Khusus untuk yang sudah punya pacar, kamu harus lebih hati-hati karena bisa saja kamu merasa bosan karena kamu merasa bahwa pacar kamu tidak se-romantis atau se-ganteng aktor yang ada dalam drama.


sumber: duniaku.net

Suzy & IU akan Muncul dalam Film 'Real' yang Dibintangi Sulli dan Kim Soo Hyun

Satu lagi film Korea yang diprediksi akan masuk box office berjudul ‘Real’, yang siap tayang di tahun 2017 mendatang. Usai mengonfirmasi para aktor ternama sebagai pemainnya, kini film bergenre aksi ini dikabarkan akan kehadiran dua pemain papan atas lainnya.

Dibintangi oleh Kim Soo Hyun dan Sulli sebagai tokoh utamanya, kini muncul kabar bahwa ‘Real’ juga akan kemunculan dua idola K-Pop sekaligus aktris yang namanya kini semakin meroket, yaitu Suzy dan IU sebagai pemainnya.

Meski belum diketahui apakah keduanya akan mengambil peran besar atau kemungkinan hanya muncul sesaat sebagai cameo, namun kehadiran Suzy dan IU pun semakin membuat fans antusias dengan perilisan filmnya.

‘Real’ merupakan film aksi yang menceritakan tentang seorang ahli terapi fisik bernama Song Yoo Hwa (diperankan Sulli) dan seorang pria ambisius yang ingin membangun tempat judi terbesar bernama Jang Tae Young (diperankan Kim Soo Hyun). Keduanya akan saling bertemu di rumah rehabilitasi tempat Sulli bekerja.

Film yang telah dimulai syutingnya sejak Januari 2016 lalu ini pun cukup mencuri perhatian karena beberapa aktor ternama, seperti Lee Sung Min, Jo Woo Jin, hingga Sung Dong Il juga akan mengambil peran dalam film ini.


Sulli Mantan Girlband F(X) Ekspos Dada di Film 'Real' Adegan dengan Kim Soo Hyun

Sebuah kejadian tak terduga datang dari syuting film 'Real' yang menayangkan scene sedikit vul6ar saat Kim Soo Hyun diterapis oleh Sulli di atas ranjang. Dalam adegan tersebut, p4yudara mantan anggota kelompok girl band f(x) terekspos kamera.


Dikutip Allkpop, Kamis (3/11/2016), adegan 3r0tis yang dimainkan Sulli saat beradegan ranjang tersebut menceritakan ia sedang menjadi terapis rehabilitasi bernama Song Yoo Hwa. Namun adegan yang memperlihatkan payud4ra Sulli ternyata menggunakan teknik body double yang tidak menampilkan tubuh aslinya.

"Sulli mencoba adegan ranjang untuk pertama kalinya, dan dia akhirnya mengekspos dadanya. Biasanya, aktris sangat berhati-hati dan kewalahan dalam adegan eksposur (adegan ranjang) sehingga menggunakan tubuh ganda. Tapi Sulli berhasil menarik perhatian saat ia melakukan adegan yang menggunakan body double tersebut," ungkap seorang sumber. 
Menurut sumber yang sama, saat beradegan ranjang dengan Kim Soo Hyun, Sulli menggunakan body double yang dibalut dengan adegan provokatif cenderung 3r0tis. Hal itulah yang menjadikannya seperti nyata tanpa ada rekayasa.

“itu adalah tantangan bagi Sulli dan kami sangat berterima kasih karena ia berhasil menggambarkan adegan tersebut dengan akting yang luar biasa,” sambungnya.


Sebuah komentar menarik meluncur dari bibir Kim Soo Hyun yang mengungkapkan bahwa adegan ranjang yang memperlihatkan payud4ra Sulli itu adalah pengalaman luar biasa. “Apakah itu adegan pertama atau adegan terakhir, itu terasa seperti mimpi. Meski syuting yang telah selesai, saya merasa lega, tetapi juga merasakan semacam kerugian," pungkas Soo Hyun.

Sementara itu, serial Real akan turut diramaikan oleh sejumlah nama tenar seperti Sung Dong Il, Lee Kyung Young, dan Lee Sung Min. Serial terbaru ini pun dijadwalkan segera rilis awal 2017.


sumber: celebrity.okezone.com

6 (enam) Trio Maut Sepakbola 2016

Sepakbola merupakan sebuah permainan tim secara menyeluruh. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan kerja sama dan pengertian yang sangat baik antara seluruh pemain di dalam tim agar permainan mereka berjalan mulus. Begitu pula dengan para pemain di lini depan, yang harus memiliki chemistry yang baik agar bisa menjadi tumpuan tim dalam menggedor pertahanan lawan. 

Berikut adalah enam trio terbaik di sepakbola modern saat ini. 

6. Arjen Robben, Thomas Muller, Robert Lewandowski

Sang raksasa Bavaria, Bayern Munchen memiliki trio mematikan di tim, yakni Arjen Robben, Thomas Muller, dan Robert Lewandowski. Ketiganya menjadi trio yang paling ditakuti di Bundesliga, dan bahkan oleh klub-klub Eropa lainnya. 

Gaya permainan khas Robben ketika menyisir sisi lapangan berhasil diimbangi dengan pergerakan Muller yang lebih gemar untuk langsung menusuk pada pertahanan lawan. Sedangkan Lewandowski juga menjadi andalan untuk merobek gawang lawan. Meski demikian, ada satu masalah dalam kombinasi tiga pemain ini, yakni Arjen Robben yang sangat rentan dibekap cedera. 

5. Theo Walcott, Alexis Sanchez, Mesut Ozil

Arsenal memang kini sangat bergantung kepada permainan Alexis Sanchez dan Mesut Ozil dalam usahanya untuk mengakhiri puasa gelar Premier League. Dua pemain berkelas dunia tersebut mampu memberikan bukti nyata atas kualitas besar mereka dalam permainan The Gunners selama ini. 

Sementara untuk Theo Walcott kini berhasil tampil dengan sangat mengesankan, setelah sebelumnya ia tak mampu menemukan konsistensi dan sempat digadang-gadang akan didepak dari Emirates Stadium. 

Kini ketiganya mampu menciptakan trio maut di lini depan Arsenal, dan menjadi tumpuan klub untuk meraih kesuksesan dalam tiap laga. Bahkan ketiganya juga mampu menggeser Olivier Giroud ke bangku cadangan, yang sebelumnya selalu menjadi andalan di posisi striker tengah. 

4. Antoine Griezmann, Yannick Carrasco, Kevin Gameiro

Atletico Madrid kini berhasil menjadi bayang-bayang dari Barcelona serta Real Madrid di La Liga, dan berhasil mematahkan dominasi dua raksasa tersebut. Tim besutan Diego Simeone ini mencoba untuk menyejajarkan kekuatan skuatnya dengan membentuk trisula maut di lini depannya, yang dihuni oleh Antoine Griezmann, Yannick Carrasco, dan Kevin Gameiro. 

Griezmann melakoni peran anyar sebagai ujung tombak bagi Atletico. Gameiro pun juga sukses mereka boyong demi bisa melengkapi trio ini. Bahkan performa trisula maut Atletico semakin prima dengan penampilan Carrasco yang sangat optimal saat ini. 

3. Philippe Coutinho, Roberto Firmino, Sadio Mane

Jurgen Klopp kini mampu membangkitkan permainan Liverpool, terutama di lini depan mereka dengan menggalang trio maut yang dihuni oleh Philippe Coutinho, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Ketiganya mampu memperlihatkan dinamisme yang sangat baik ketika melancarkan serangan melalui kombinasi kecepatan dan operan mematikan, dan disokong dengan permainan gegenpressing khas Klopp.

2. BBC (Karim Benzema, Gareth Bale, Cristiano Ronaldo)

Gareth Bale memang bisa dikatakan sebagai satu potong puzzle yang dicari oleh Real Madrid selama ini, dan terbukti ia mampu menyempurnakan performa Trio BBC di lini depan Los Merengues, yang juga digalang oleh Cristiano Ronaldo serta Karim Benzema. 

Puncak kejayaan Trio BBC terjadi ketika mereka masih dibesut oleh Carlo Ancelotti pada musim 2013/14. Mereka secara total mampu menyumbangkan 97 gol dan berhasil memenangkan La Decima, alias gelar ke 10 Champions League untuk Real Madrid. 

Kini dalam besutan Zinedine Zidane, ketiganya masih berusaha untuk mempertahankan performa apiknya, dan pelatih asal Prancis tersebut dipercaya mampu membuat ketiganya tetap menjadi trisula maut di kompetisi Eropa. 

1. MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar)

Keputusan Barcelona untuk memboyong Luis Suarez memang bisa dikatakan sangat tepat, sebab ia kini mampu menjadi rekan yang sepadan untuk Lionel Messi dan Neymar di lini depan. Ketiganya kini membentuk Trio MSN, yang menjadi pesaing utama untuk Trio BBC Real Madrid. 

Ketiganya pun juga terbilang sangat subur dalam hal torehan gol, dan sukses mengantarkan Barcelona merebut banyak gelar hingga sejauh ini. Para pemain bertahan lawan harus tampil dalam performa terbaik mereka bila ingin menghalau permainan trio predator yang berasal dari Amerika Latin tersebut. 


source: 90min.com/id

Klopp Masih Punya Masalah Kritis di Liverpool

Liverpool saat ini sedang berada di papan atas pada klasemen sementara Premier League 2016/17. The Reds hanya kalah jumlah gol dari sang pemuncak klasemen (Manchester City) dan runner-up (Arsenal).

Meski demikian, mantan pemain Manchester United, Paul Parker, menilai Jurgen Klopp masih memiliki masalah di Liverpool. Parker menilai lini belakang Liverpool masih menjadi masalah utama seiring absennya James Milner yang dinilai menjadi sosok penting bagi lini pertahanan Liverpool.

"Saat ini mereka memiliki masalah di lini pertahanan, dengan posisi bek kiri yang menjadi masalah utamanya. Pemain yang setara dengan Milner dengan kaki kanan yang baik, hanyalah Denis Irwin (manta pemain Manchester United)," ujar Parker seperti dilansir Daily Express.

Selain masalah pertahanan, Parker menyebut Liverpool masih memiliki masalah pada pemain pilihan di posisi striker.

"Klopp mungkin tidak puas dengan beberapa pilihan pemain di lini depan, meskipun gol terus mengalir setiap pekannya. Namun Klopp tidak akan membuat perubahan sampai Liverpool masuk ke Champions Leauge di akhir musim, dia tahu bursa transfer pemain yang akan membuat perubahan itu."


source: 90min.com

Kalau Tidak Konsisten, Liverpool Tak akan Dapat Apa-apa

Laju oke sejauh ini membuat Liverpool dijagokan bisa meraih sejumlah gelar musim ini. Roberto Firmino menegaskan perjalanan masih sangat panjang.

Liverpool tampil oke sepanjang perjalanan musim ini. Selain kekalahan dari Burnley, pada 12 laga lainnya mereka tak tertaklukkan.


Anak-anak Merseyside memetik 10 kemenangan, beberapa di antarnya bahkan dipetik dari lawan-lawan besar seperti Arsenal, Leicester City, dan Chelsea. Dan tim besutan Juergen Klopp tersebut sudah tak terkalahkan di 11 pertandingan terakhir.

Dengan tak adanya kompetisi Eropa yang harus diikuti, Liverpool diyakini punya kans bagus untuk meraih trofi musim ini. Firmino percaya yang paling penting saat ini adalah menjaga laju, bukan memikirkan gelar lebih dulu.

"Kalau kami tidak terus berada di trek ini sampai akhir musim, tak ada yang akan mengingat kami dan kami tak akan meraih apapun. Kami harus terus melaju di trek ini sampai akhir," kata penyerang asal Brasil itu di situs resmi klub.

Khusus di Premier League, Firmino mengakui persaingannya sudah meningkat pesat musim ini. Faktanya lima tim teratas di liga saat ini cuma terpaut tiga poin saja. 

"Persaingannya sudah meningkat, tahun demi tahun. standar dan para pemainnya sudah tumbuh," ujarnya.

"Jadi setiap musimnya jadi lebih sulit untuk selalu berada di puncak, memenangi titel Premier League, yang mana merupakan kompetisi paling kompetitif di dunia. Dan sebuah kehormatan bisa bermain di liga ini," tandas pemain 25 tahun ini. 


source: sport.detik.com